Minggu, 03 November 2013

Give It To Me [Teaser]

rencananya ini bakalan dijadiin novel.Minta doanya semoga berhasil ;)



Sungmin mengumpahi pria yang bernama Cho Kyuhyun itu dalam hati.Lagi-lagi lelaki brengsek itu mencuri kelemahannya.Jung Hye-So.Sungmin,Kyuhyun,dan juga Hye-So,dulunya mereka adalah teman semasa kuliah—Sungmin sebagai sunbae,Kyuhyun dibawah Sungmin,danHye-So sebagai hoobae.Sampai akhirnya Sungmin memberitahu Kyuhyun—yang saat itu juga jatuh cinta pada Hye-So—bahwa ia mencintai gadis itu.
Sejak saat itu,Kyuhyun menjadi menjaga jaraknya dari Sungmin.Ia bahkan memberi batasan pada Hye-So—yang statusnya hanya sebagai teman—untuk tidak mendekati Sungmin.Jika sampai Hye-So berani mendekati Sungmin—apalagi sampai berpacaran dengannya—tidak mungkin jika nantinya Hye-So akan melihat Sungmin mati di depan matanya,dan kemudian ia akan menyusulnya.Setidaknya itulah yang dikatakan Kyuhyun pada Hye-So.
Sungmin mengetahui hal itu.Tak sulit memang mengetahui tabiat busuk seorang Cho Kyuhyun yang merasa dirinya adalah seorang penguasa.Memang,Kyuhyun adalah pewaris tunggal Cho Corporation,yang mana perusahaan itu satu tingkat di atas perusahaan ayah Sungmin.Jadi tidak heran jika ia—harus—mendapatkan apa yang diinginkannya.Dengan cara apapun.Dia bisa saja melakukan apa pun untuk mendapatkan yang ia mau.Dengan uang tentu saja.
Pandangan Sungmin sedikit buyar karena memikirkan keselamat Hye-So,yang menurut kabar yang ia terima dari Jin-Ri—teman dekat Hye-So—bahwa Kyuhyun mengambil paksa Hye-So saat mereka berdua akan pergi ke mall.Jin-Ri sudah berusaha untuk menarik kembali Hye-So dari tangan Kyuhyun,tapi ternyata Kyuhyun membawa beberapa orang suruhannya.Orang suruhan Kyuhyun langsung menarik Jin-Ri menjauh dari Hye-So,sehingga ia tidak bisa menyelamatkan Hye-So.
“Sial!” Umpat Sungmin.Lampu lalu lintas dihadapannya berganti warna menjadi merah tepat saat ia hendak memperdalam gas mobilnya.Sungmin mengacak rambutnya gusar.Apa yang harus ia lakukan sekarang? Sungmin menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi,lalu menghembuskan napas dengan kasar.Saat itu ponselnya berbunyi.
Tanpa melihat nama yang tertera di layarnya,Sungmin langsung menempelkan ponselnya ke telinga.”Lee Sungmin-ssi,” Suara dingin dan membunuh itu milik Kyuhyun.Seketika itu,mata Sungmin langsung membelalak.”Kenapa kau lama sekali? Apa kau ingin gadismu ini mati?” Terdengar suara erangan tertahan dari sana.Mungkin itu suara Hye-So yang sedang di ikat dan mulutnya di ikat atau disumpal oleh sapu tangan,lalu ia ingin berteriak.
“Brengsek! Kalau kau berani menyentuh gadisku,akan kupastikan hidupmu akan menderita seumur hidup!” Saat itu lampu sudah berubah warna menjadi hijau.Dengan emosi yang meledak-ledak,Sungmin menancap gas mobilnya hingga kecepatan 120km/jam.Melewati beberapa mobil yang ada di hadapannya dengan tikungan tajam,dan tidak ambil pusing dengan suara klakson yang mengiringi laju mobilnya.Untung saja saat itu keadaan jalan tidak begitu ramai.
“Kita lihat saja nanti,” Terdengar suara pukulan di sana.
“Sialan!” sambungan teleponnya terputus.
Sungmin melempar ponselnya ke kursi penumpang di sampingnya.Pasti Kyuhyun tadi baru saja memukul atau menampar Hye-So.Sial! jika sampai Hye-So terluka sedikitpun,ia tidak akan membiarkan Cho Kyuhyun hidup dengan tenang.
Dulu—sebelum Hye-So menjadi kekasih Sungmin—Hye-So memang pernah menjadi kekasih Kyuhyun.Tapi itu hanya sementara,karena Hye-So sadar,cintanya hanya untuk Sungmin bukan Kyuhyun.Saat menyadari itu,Hye-So berniat meninggalkan Kyuhyun,dan meminta maaf pada Sungmin karena membuatnya kecewa,karena sudah menolak cintanya dan malah memilih Kyuhyun yang sering mengekangnya.
Tapi...seorang Cho Kyuhyun membiarkan orang yang sangat dicintainya pergi begitu saja? Itu tidak mungkin! Saat Hye-So baru saja melangkahkan kakinya keluar dari ruang tamu rumah Kyuhyun,pria itu malah menariknya dengan paksa,lalu memukulinya hingga Hye-So berjanji tidak akan meninggalkannya lagi.
Melihat itu Sungmin menjadi geram.Awalnya ia memang membiarkan Hye-So bersama Kyuhyun,karena sepertinya Hye-So lebih bahagia saat bersama Kyuhyun.Tapi saat tahu bahwa Kyuhyun malah menyakiti gadis itu,Sungmin marah besar,dan merebut paksa Hye-So dari tangan Kyuhyun.Tanpa diduga,Kyuhyun menyerahkan Hye-So begitu saja,tanpa ada perlawanan yang berarti.Dan mungkin...sekaranglah Kyuhyun akan kembali merebut Hye-So dari tangan Sungmin.Atau mungkin...Melenyapkannya?
***
Sungmin sampai di depan halaman rumah Kyuhyun.Rumah itu tampak sepi,seperti semua penghuninya sedang pulang ke kampung halaman mereka.Sungmin memarkir sembarang mobilnya,dan langsung menyeruak masuk ke dalam,melupakan sopan santun yang selama ini selalu dipegangnya.
“Kyuhyun! Sialan! Dimana kau sembunyikan gadisku?” Sungmin mengedarkan pandangannya ke semua sudut rumah Kyuhyun.Sungmin mendongak melihat ke lantas atas rumah Kyuhyun,saat ia mendengar suara tepuk tangan dari atas sana.Kyuhyun berdri dengan senyum yang meremehkan.
“Kau datang juga Sungmin-ssi.Atau...Kau mau aku panggil Sungmin hyung? Mengingat umurmu lebih tua daripada aku tentu saja,” Kyuhyun menuruni tangga rumahnya.
“Persetan dengan panggilan! Dimana kau sembunyikan Hye-So ku?!”
“Hye-So mu?” Kyuhyun menyeringai licik.”Dia milikku,” Ucap Kyuhyun setengah berbisik.
“Kurang ajar!” Sungmin menghampiri Kyuhyun yang baru saja melangkah ke anak terakhir,dan melayangkan sebuah tinju ke pelipis pria itu.
“Lumayan,” Kyuhyun mencoba berdiri sambil memegangi bagian dahinya yang sedikit terasa berdenyut.
Sungmin mencengkram kerah kemeja Kyuhyun,dan mendekatkan wajahnya pada wajah pria itu.”Kembalikan Hye-So padaku!”
Kyuhyun mendengus.Menatap tajam wajah Sungmin yang hanya berjarak beberapa centi dari wajahnya.”Jika kau menginginkan Hye-So mu itu kembali...langkahi dulu mayatku,” Kini giliran Kyuhyun yang melayangkan tinjunya ke wajah imut Sungmin.Membuat bibirnya sobek dan mengeluarkan darah segar.
Perkelahian pun tak terelakkan.Baik Sungmin maupun Kyuhyun sama sama memiliki kemampuan bertarung yang cukup hebat.Kyuhyun terkapar tak berdaya setelah mendapat pukulan bertubi-tubi di hampir seluruh bagian tubuhnya yang diberikan oleh Sungmin.
Sungmin menghampiri Kyuhyun yang sudah mulai kehabisan tenaga dengan napas yang tak beraturan karena emosi.”Cepet katakan dimana kau sembunyikan Hye-So?!” Sungmin berjongkok di depan Kyuhyun dan mencengkram kerah kemeja Kyuhyun dengan kuat.Lagi-lagi Kyuhyun hanya mendengus sambil tersenyum licik,lalu melemparkan tatapan tajam ke arah Sungmin.
“Kau pikir kau sudah menang,Sungmin-ssi?” Sungmin membelalakkan matanya.
“Ini bahkan baru saja kita mulai,” Kyuhyun mengeluarkan sebuah pistol yang entah ia sembunyikan dimana,lalu menodongkannya tepat di dahi Sungmin.Tubuh Sungmin langsung menegang saat itu juga.Membuat cengkraman tangannya di kerah kemeja Kyuhyun perlahan mengendur dan akhirnya terlepas.”Kenapa? kau takut?” Kyuhyun berdiri,mengikuti Sungmin yang juga ikut berdiri.
“Jangan main-main dengan senjata!”
“Memangnya kenapa? Kau takut aku terluka karena ulahku sendiri? Kau memang hyung yang baik ya,”
“Aku tidak main-main! Lepaskan senjatamu!” Sungmin menatap Kyuhyun dengan raut wajah yang tidak bisa dibaca.Antara memohon,takut,dan emosi.
“Keluarkan dia!” Teriak Kyuhyun.Memerintahkan anak buahnya yang menjaga Hye-So dilantai dua.Tempat Kyuhyun menyekap Hye-So.
Dua orang berbadan cukup besar keluar dengan Hye-So diantara kedua orang itu.Tangannya diikat kebelakang,mulutnya ditempeli sebuah solatip besar,dan wajahnya penuh dengan luka goresan.Sial! Kyuhyun benar-benar bosan hidup dengan tenang di dunia ini.
Mata Kyuhyun menatap tajam ke arah Hye-So yang sudah kelelahan.Dan kesempatan itu dimanfaatkan Sungmin untuk mengambil alih pistol yang menempel di dahinya.Kini keadaan berbalik.Pistol itu mengarah tepat ke kepala Kyuhyun,dan Sungmin sudah benar-benar muak dengan semua ini.
“Kembalikan Hye-So padaku,dan aku akan membiarkanmu hidup,” Tawar Sungmin sengit.Tampak jelas kilat matanya yang penuh emosi.
“Atau...Kau tembak saja aku,lalu kedua orang itu akan melempar Hye-So dari atas,” Senyum licik itu masih tak hilang dari wajah tampan Kyuhyun yang sudah penuh dengan luka lebam.
“Sialan! Jangan beri aku pilihan! Brengsek!” Sungmin langsung berlari menuju tangga yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai atas.Namun,baru sampai di tengah-tengah,ia mendengar suara letupan pistol,dan beberapa saat kemudian ia merasa betisnya terasa panas dan sakit.Sial! Kyuhyun masih memegang senjata cadangan rupanya.
Sungmin tersungkur jatuh.Ia menggigit bibir bawahnya mencoba meredakan rasa sakit yang ia rasakan.Dari lantai atas,ia bisa mendengar suara Hye-So yang tertahan solatip yang menutupi mulutnya,berteriak ketakutan.
“Kau pikir aku bodoh?” Kyuhyun berjalan mendekat ke arah Sungmin.”Biar kuhabisi nyawamu dan nyawa wanita sialan itu!” Kyuhyun menodongkan pistolnya ke arah Sungmin.
DOR!
Sungmin menutu matanya rapat-rapat saat mendengar suara pelatup pistol dilepaskan.Oh,apa saat ia membuka mata nanti ia sudah berada di surga? Dengan perlahan Sungmin membuka matanya.Matanya membelalak kaget saat dilihatnya Kyuhyun berdiri dengan wajah datar dan hampir saja terjatuh.Dan itu memang benar,beberapa saat kemudian,tubuh Kyuhyun jatuh menggelinding ke bawah.
Dari balik punggung Kyuhyun yang sudah bergelinding ke bawah,Sungmin melihat Jin-Ri memegang pistol dengan tangan yang bergetar.Dengan beberapa orang—baik pria waupun wanita—mengenakan setelan jas formal.
Yah,Sungmin tahu.Jin-Ri memang seorang agent keamanan.Bahkan Jin-Ri adalah agent terbaik yang dimiliki Korea Selatan saat ini.Penampilannya memang tidak mendukung Jin-Ri untuk meyakinkan banyak orang bahwa ia adalah seseorang yang bekerja dengan maut—dengan wajah cantik dan terkesan lemah,tubuhnya memang tinggi,tapi bisa dikatakan kurus,senyum yang sangat mempesona dan juga sifatnya yang ceria.Sangat sulit mempercayai kenyataan itu.
Jin-Ri mengangkat tangannya,lalu menggerakkannya ke depan,memberi tanda supaya beberapa orang yang ada di depannya bergerak dan meringkus Kyuhyun serta orang suruhannya.Sungmin tersenyum tipis.”Mau ku bantu menemui gadismu?” Jin-Ri menyodorkan tangannya memberi bantuan pada Sungmin yang kakinya sudah seperti mati rasa.
Dengan susah payah,Sungmin yang dibantu oleh Jin-Ri menaiki tangga hingga ke lantai atas.Melihat Hye-So yang sudah bersandar di pinggiran besi lantai atas dengan mata yang hampir terpejam.Kedua orang yang tadi memegangi Hye-So sudah di tangkap dan siap membusuk dipenjara.
“Hye-So~ya,” Setengah menyeret kakinya,Sungmin sampai di samping Hye-So.Duduk disamping gadis itu.Tangannya memegang kedua bahu Hye-So dengan hati-hati,seakan bahu itu akan hancur jika ia memegangnya dengan sembarang.Perlahan tapi pasti,Sungmin membawa gadis itu ke dalam pelukannya,mencoba memberi ketenangan pada Hye-So yang ketakutan setengah mati.
“Gwaenchana.Aku disini,” Sungmin mengusap punggung gadis itu,lalu mengecup puncak kepalanya.
Sungmin melepaskan pelukannya,melepaskan ikatan tangan gadis itu,lalu membuka solatip yang membuat mulut gadis itu tak bisa berbicara.
“Oppa,” Gadis itu menjatuhkan diri ke dalam pelukan Sungmin dan membiarkan gadis itu menangis terisak didalamnya.
“Ehem,” Jin-Ri yang sejak tadi hanya berdiri di belakang Sungmin berdehem pelan.Merasa canggung dengan situasi seperti itu.
“Dibawah sudah ada tim medis,sebaiknya kalian segera turun untuk menerima penanganan atas luka kalian itu,” Jin-Ri bergidik takut saat melihat betis Sungmin yang bolong karena peluru yang tadi di tembakkan Kyuhyun.
“Gomawo,Jin-Ri~ya.Kau memang selalu bisa diandalkan,” Sungmin mencoba bangkit,tapi gagal.
“Biasa saja,ini semua berkat Leeteuk oppa.Saat ia melihatku panik karena Hye-So ditarik paksa oleh Kyuhyun saat sedang bersamaku,ia bilang bahwa Kyuhyun sebenarnya juga seorang buronan,”
“Ternyata kau jatuh cinta pada seorang buronan,” Akhirnya Hye-So mengeluarkan suara setelah tangisnya mereda.
Hye-So tahu benar,sahabatnya yang satu ini sangat tergila-gila dengan Kyuhyun.Sehingga saat ia hendak menembak Kyuhyun tadi,tangannya sedikit bergetar.
“Kau benar,” Jin-Ri menunduk malu sambil tersenyum.
“Sebenarnya,aku mengambil cuti dari pekerjaanku karena ingin fokus pada kuliahku.Kau tahu kan aku sudah hampir berlumut karena tidak pernah lulus dalam sidang skripsiku? Tapi karena ini menyangkut tentang sahabat terbaikku,jadi aku rela membuat waktu cutiku terbuang beberapa jam,” Jin-Ri mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum kalem.
“Kalau begitu,aku akan memberimu hadiah untuk ini.Apa yang kau inginkan? Makan malam bersama Oh Sehun?” Hye-So menatap Jin-Ri dengan tatapan menggoda.
“Yak! Kau..,” Jin-Ri kehilangan kata-kata.Oh Sehun.Sahabat Hye-So yang menyukai Jin-Ri.Tapi Jin-Ri selalu menolaknya karena ia tergila-gila pada Kyuhyun.
“Tapi,sepertinya itu tidak buruk.Lagi pula pangeran idamanku pasti akan membusuk di penjara,” Raut wajah Jin-Ri langsung berubah muram,dan ia berjalan untuk kembali ke lantai dasar.
Sungmin menatap Hye-So sambil tersenyum hangat.”Setelah ini,tak akan ada lagi yang berani menyentuhmu.Aku janji itu,Hye-So~ya,” Sebuah kecupan hangat mendarat di pipi gadis itu,membuat semburat kemerahan di pipinya.

how? hope you like it ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar