rencananya ini bakalan dijadiin novel.Minta doanya semoga berhasil ;)
Sungmin mengumpahi pria yang bernama Cho Kyuhyun itu
dalam hati.Lagi-lagi lelaki brengsek itu mencuri kelemahannya.Jung
Hye-So.Sungmin,Kyuhyun,dan juga Hye-So,dulunya mereka adalah teman semasa
kuliah—Sungmin sebagai sunbae,Kyuhyun
dibawah Sungmin,danHye-So sebagai hoobae.Sampai
akhirnya Sungmin memberitahu Kyuhyun—yang saat itu juga jatuh cinta pada
Hye-So—bahwa ia mencintai gadis itu.
Sejak saat itu,Kyuhyun menjadi menjaga jaraknya dari
Sungmin.Ia bahkan memberi batasan pada Hye-So—yang statusnya hanya sebagai
teman—untuk tidak mendekati Sungmin.Jika sampai Hye-So berani mendekati
Sungmin—apalagi sampai berpacaran dengannya—tidak mungkin jika nantinya Hye-So
akan melihat Sungmin mati di depan matanya,dan kemudian ia akan menyusulnya.Setidaknya
itulah yang dikatakan Kyuhyun pada Hye-So.
Sungmin mengetahui hal itu.Tak sulit memang
mengetahui tabiat busuk seorang Cho Kyuhyun yang merasa dirinya adalah seorang
penguasa.Memang,Kyuhyun adalah pewaris tunggal Cho Corporation,yang mana
perusahaan itu satu tingkat di atas perusahaan ayah Sungmin.Jadi tidak heran
jika ia—harus—mendapatkan apa yang diinginkannya.Dengan cara apapun.Dia bisa
saja melakukan apa pun untuk mendapatkan yang ia mau.Dengan uang tentu saja.
Pandangan Sungmin sedikit buyar karena memikirkan
keselamat Hye-So,yang menurut kabar yang ia terima dari Jin-Ri—teman dekat
Hye-So—bahwa Kyuhyun mengambil paksa Hye-So saat mereka berdua akan pergi ke
mall.Jin-Ri sudah berusaha untuk menarik kembali Hye-So dari tangan Kyuhyun,tapi
ternyata Kyuhyun membawa beberapa orang suruhannya.Orang suruhan Kyuhyun
langsung menarik Jin-Ri menjauh dari Hye-So,sehingga ia tidak bisa
menyelamatkan Hye-So.
“Sial!” Umpat Sungmin.Lampu lalu lintas dihadapannya
berganti warna menjadi merah tepat saat ia hendak memperdalam gas
mobilnya.Sungmin mengacak rambutnya gusar.Apa yang harus ia lakukan sekarang?
Sungmin menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi,lalu menghembuskan napas
dengan kasar.Saat itu ponselnya berbunyi.
Tanpa melihat nama yang tertera di layarnya,Sungmin
langsung menempelkan ponselnya ke telinga.”Lee Sungmin-ssi,” Suara dingin dan membunuh itu milik Kyuhyun.Seketika itu,mata
Sungmin langsung membelalak.”Kenapa kau lama sekali? Apa kau ingin gadismu ini
mati?” Terdengar suara erangan tertahan dari sana.Mungkin itu suara Hye-So yang
sedang di ikat dan mulutnya di ikat atau disumpal oleh sapu tangan,lalu ia
ingin berteriak.
“Brengsek! Kalau kau berani menyentuh gadisku,akan
kupastikan hidupmu akan menderita seumur hidup!” Saat itu lampu sudah berubah
warna menjadi hijau.Dengan emosi yang meledak-ledak,Sungmin menancap gas
mobilnya hingga kecepatan 120km/jam.Melewati beberapa mobil yang ada di
hadapannya dengan tikungan tajam,dan tidak ambil pusing dengan suara klakson
yang mengiringi laju mobilnya.Untung saja saat itu keadaan jalan tidak begitu
ramai.
“Kita lihat saja nanti,” Terdengar suara pukulan di
sana.
“Sialan!” sambungan teleponnya terputus.
Sungmin melempar ponselnya ke kursi penumpang di
sampingnya.Pasti Kyuhyun tadi baru saja memukul atau menampar Hye-So.Sial! jika
sampai Hye-So terluka sedikitpun,ia tidak akan membiarkan Cho Kyuhyun hidup
dengan tenang.
Dulu—sebelum Hye-So menjadi kekasih Sungmin—Hye-So
memang pernah menjadi kekasih Kyuhyun.Tapi itu hanya sementara,karena Hye-So sadar,cintanya
hanya untuk Sungmin bukan Kyuhyun.Saat menyadari itu,Hye-So berniat
meninggalkan Kyuhyun,dan meminta maaf pada Sungmin karena membuatnya
kecewa,karena sudah menolak cintanya dan malah memilih Kyuhyun yang sering
mengekangnya.
Tapi...seorang Cho Kyuhyun membiarkan orang yang
sangat dicintainya pergi begitu saja? Itu tidak mungkin! Saat Hye-So baru saja
melangkahkan kakinya keluar dari ruang tamu rumah Kyuhyun,pria itu malah
menariknya dengan paksa,lalu memukulinya hingga Hye-So berjanji tidak akan
meninggalkannya lagi.
Melihat itu Sungmin menjadi geram.Awalnya ia memang
membiarkan Hye-So bersama Kyuhyun,karena sepertinya Hye-So lebih bahagia saat
bersama Kyuhyun.Tapi saat tahu bahwa Kyuhyun malah menyakiti gadis itu,Sungmin
marah besar,dan merebut paksa Hye-So dari tangan Kyuhyun.Tanpa diduga,Kyuhyun
menyerahkan Hye-So begitu saja,tanpa ada perlawanan yang berarti.Dan
mungkin...sekaranglah Kyuhyun akan kembali merebut Hye-So dari tangan Sungmin.Atau
mungkin...Melenyapkannya?
***
Sungmin sampai di depan halaman rumah Kyuhyun.Rumah
itu tampak sepi,seperti semua penghuninya sedang pulang ke kampung halaman
mereka.Sungmin memarkir sembarang mobilnya,dan langsung menyeruak masuk ke
dalam,melupakan sopan santun yang selama ini selalu dipegangnya.
“Kyuhyun! Sialan! Dimana kau sembunyikan gadisku?”
Sungmin mengedarkan pandangannya ke semua sudut rumah Kyuhyun.Sungmin mendongak
melihat ke lantas atas rumah Kyuhyun,saat ia mendengar suara tepuk tangan dari
atas sana.Kyuhyun berdri dengan senyum yang meremehkan.
“Kau datang juga Sungmin-ssi.Atau...Kau mau aku panggil Sungmin hyung? Mengingat umurmu lebih tua daripada aku tentu saja,” Kyuhyun
menuruni tangga rumahnya.
“Persetan dengan panggilan! Dimana kau sembunyikan
Hye-So ku?!”
“Hye-So mu?” Kyuhyun menyeringai licik.”Dia
milikku,” Ucap Kyuhyun setengah berbisik.
“Kurang ajar!” Sungmin menghampiri Kyuhyun yang baru
saja melangkah ke anak terakhir,dan melayangkan sebuah tinju ke pelipis pria
itu.
“Lumayan,” Kyuhyun mencoba berdiri sambil memegangi
bagian dahinya yang sedikit terasa berdenyut.
Sungmin mencengkram kerah kemeja Kyuhyun,dan
mendekatkan wajahnya pada wajah pria itu.”Kembalikan Hye-So padaku!”
Kyuhyun mendengus.Menatap tajam wajah Sungmin yang
hanya berjarak beberapa centi dari wajahnya.”Jika kau menginginkan Hye-So mu
itu kembali...langkahi dulu mayatku,” Kini giliran Kyuhyun yang melayangkan
tinjunya ke wajah imut Sungmin.Membuat bibirnya sobek dan mengeluarkan darah
segar.
Perkelahian pun tak terelakkan.Baik Sungmin maupun
Kyuhyun sama sama memiliki kemampuan bertarung yang cukup hebat.Kyuhyun
terkapar tak berdaya setelah mendapat pukulan bertubi-tubi di hampir seluruh
bagian tubuhnya yang diberikan oleh Sungmin.
Sungmin menghampiri Kyuhyun yang sudah mulai
kehabisan tenaga dengan napas yang tak beraturan karena emosi.”Cepet katakan
dimana kau sembunyikan Hye-So?!” Sungmin berjongkok di depan Kyuhyun dan
mencengkram kerah kemeja Kyuhyun dengan kuat.Lagi-lagi Kyuhyun hanya mendengus
sambil tersenyum licik,lalu melemparkan tatapan tajam ke arah Sungmin.
“Kau pikir kau sudah menang,Sungmin-ssi?” Sungmin membelalakkan matanya.
“Ini bahkan baru saja kita mulai,” Kyuhyun
mengeluarkan sebuah pistol yang entah ia sembunyikan dimana,lalu menodongkannya
tepat di dahi Sungmin.Tubuh Sungmin langsung menegang saat itu juga.Membuat
cengkraman tangannya di kerah kemeja Kyuhyun perlahan mengendur dan akhirnya
terlepas.”Kenapa? kau takut?” Kyuhyun berdiri,mengikuti Sungmin yang juga ikut
berdiri.
“Jangan main-main dengan senjata!”
“Memangnya kenapa? Kau takut aku terluka karena
ulahku sendiri? Kau memang hyung yang
baik ya,”
“Aku tidak main-main! Lepaskan senjatamu!” Sungmin
menatap Kyuhyun dengan raut wajah yang tidak bisa dibaca.Antara
memohon,takut,dan emosi.
“Keluarkan dia!” Teriak Kyuhyun.Memerintahkan anak
buahnya yang menjaga Hye-So dilantai dua.Tempat Kyuhyun menyekap Hye-So.
Dua orang berbadan cukup besar keluar dengan Hye-So
diantara kedua orang itu.Tangannya diikat kebelakang,mulutnya ditempeli sebuah
solatip besar,dan wajahnya penuh dengan luka goresan.Sial! Kyuhyun benar-benar
bosan hidup dengan tenang di dunia ini.
Mata Kyuhyun menatap tajam ke arah Hye-So yang sudah
kelelahan.Dan kesempatan itu dimanfaatkan Sungmin untuk mengambil alih pistol
yang menempel di dahinya.Kini keadaan berbalik.Pistol itu mengarah tepat ke
kepala Kyuhyun,dan Sungmin sudah benar-benar muak dengan semua ini.
“Kembalikan Hye-So padaku,dan aku akan membiarkanmu
hidup,” Tawar Sungmin sengit.Tampak jelas kilat matanya yang penuh emosi.
“Atau...Kau tembak saja aku,lalu kedua orang itu
akan melempar Hye-So dari atas,” Senyum licik itu masih tak hilang dari wajah
tampan Kyuhyun yang sudah penuh dengan luka lebam.
“Sialan! Jangan beri aku pilihan! Brengsek!” Sungmin
langsung berlari menuju tangga yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai
atas.Namun,baru sampai di tengah-tengah,ia mendengar suara letupan pistol,dan
beberapa saat kemudian ia merasa betisnya terasa panas dan sakit.Sial! Kyuhyun
masih memegang senjata cadangan rupanya.
Sungmin tersungkur jatuh.Ia menggigit bibir bawahnya
mencoba meredakan rasa sakit yang ia rasakan.Dari lantai atas,ia bisa mendengar
suara Hye-So yang tertahan solatip yang menutupi mulutnya,berteriak ketakutan.
“Kau pikir aku bodoh?” Kyuhyun berjalan mendekat ke
arah Sungmin.”Biar kuhabisi nyawamu dan nyawa wanita sialan itu!” Kyuhyun
menodongkan pistolnya ke arah Sungmin.
DOR!
Sungmin menutu matanya rapat-rapat saat mendengar
suara pelatup pistol dilepaskan.Oh,apa saat ia membuka mata nanti ia sudah
berada di surga? Dengan perlahan Sungmin membuka matanya.Matanya membelalak
kaget saat dilihatnya Kyuhyun berdiri dengan wajah datar dan hampir saja
terjatuh.Dan itu memang benar,beberapa saat kemudian,tubuh Kyuhyun jatuh
menggelinding ke bawah.
Dari balik punggung Kyuhyun yang sudah bergelinding
ke bawah,Sungmin melihat Jin-Ri memegang pistol dengan tangan yang
bergetar.Dengan beberapa orang—baik pria waupun wanita—mengenakan setelan jas
formal.
Yah,Sungmin tahu.Jin-Ri memang seorang agent
keamanan.Bahkan Jin-Ri adalah agent terbaik yang dimiliki Korea Selatan saat
ini.Penampilannya memang tidak mendukung Jin-Ri untuk meyakinkan banyak orang
bahwa ia adalah seseorang yang bekerja dengan maut—dengan wajah cantik dan
terkesan lemah,tubuhnya memang tinggi,tapi bisa dikatakan kurus,senyum yang
sangat mempesona dan juga sifatnya yang ceria.Sangat sulit mempercayai
kenyataan itu.
Jin-Ri mengangkat tangannya,lalu menggerakkannya ke
depan,memberi tanda supaya beberapa orang yang ada di depannya bergerak dan
meringkus Kyuhyun serta orang suruhannya.Sungmin tersenyum tipis.”Mau ku bantu
menemui gadismu?” Jin-Ri menyodorkan tangannya memberi bantuan pada Sungmin
yang kakinya sudah seperti mati rasa.
Dengan susah payah,Sungmin yang dibantu oleh Jin-Ri
menaiki tangga hingga ke lantai atas.Melihat Hye-So yang sudah bersandar di
pinggiran besi lantai atas dengan mata yang hampir terpejam.Kedua orang yang
tadi memegangi Hye-So sudah di tangkap dan siap membusuk dipenjara.
“Hye-So~ya,” Setengah menyeret kakinya,Sungmin
sampai di samping Hye-So.Duduk disamping gadis itu.Tangannya memegang kedua
bahu Hye-So dengan hati-hati,seakan bahu itu akan hancur jika ia memegangnya
dengan sembarang.Perlahan tapi pasti,Sungmin membawa gadis itu ke dalam
pelukannya,mencoba memberi ketenangan pada Hye-So yang ketakutan setengah mati.
“Gwaenchana.Aku
disini,” Sungmin mengusap punggung gadis itu,lalu mengecup puncak kepalanya.
Sungmin melepaskan pelukannya,melepaskan ikatan
tangan gadis itu,lalu membuka solatip yang membuat mulut gadis itu tak bisa
berbicara.
“Oppa,”
Gadis itu menjatuhkan diri ke dalam pelukan Sungmin dan membiarkan gadis itu
menangis terisak didalamnya.
“Ehem,” Jin-Ri yang sejak tadi hanya berdiri di
belakang Sungmin berdehem pelan.Merasa canggung dengan situasi seperti itu.
“Dibawah sudah ada tim medis,sebaiknya kalian segera
turun untuk menerima penanganan atas luka kalian itu,” Jin-Ri bergidik takut
saat melihat betis Sungmin yang bolong karena peluru yang tadi di tembakkan
Kyuhyun.
“Gomawo,Jin-Ri~ya.Kau memang selalu bisa diandalkan,”
Sungmin mencoba bangkit,tapi gagal.
“Biasa saja,ini semua berkat Leeteuk oppa.Saat ia melihatku panik karena
Hye-So ditarik paksa oleh Kyuhyun saat sedang bersamaku,ia bilang bahwa Kyuhyun
sebenarnya juga seorang buronan,”
“Ternyata kau jatuh cinta pada seorang buronan,” Akhirnya
Hye-So mengeluarkan suara setelah tangisnya mereda.
Hye-So tahu benar,sahabatnya yang satu ini sangat
tergila-gila dengan Kyuhyun.Sehingga saat ia hendak menembak Kyuhyun
tadi,tangannya sedikit bergetar.
“Kau benar,” Jin-Ri menunduk malu sambil tersenyum.
“Sebenarnya,aku mengambil cuti dari pekerjaanku
karena ingin fokus pada kuliahku.Kau tahu kan aku sudah hampir berlumut karena
tidak pernah lulus dalam sidang skripsiku? Tapi karena ini menyangkut tentang
sahabat terbaikku,jadi aku rela membuat waktu cutiku terbuang beberapa jam,”
Jin-Ri mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum kalem.
“Kalau begitu,aku akan memberimu hadiah untuk
ini.Apa yang kau inginkan? Makan malam bersama Oh Sehun?” Hye-So menatap Jin-Ri
dengan tatapan menggoda.
“Yak! Kau..,” Jin-Ri kehilangan kata-kata.Oh
Sehun.Sahabat Hye-So yang menyukai Jin-Ri.Tapi Jin-Ri selalu menolaknya karena
ia tergila-gila pada Kyuhyun.
“Tapi,sepertinya itu tidak buruk.Lagi pula pangeran
idamanku pasti akan membusuk di penjara,”
Raut wajah Jin-Ri langsung berubah muram,dan ia berjalan untuk kembali ke
lantai dasar.
Sungmin menatap Hye-So sambil tersenyum
hangat.”Setelah ini,tak akan ada lagi yang berani menyentuhmu.Aku janji
itu,Hye-So~ya,” Sebuah kecupan hangat mendarat di pipi gadis
itu,membuat semburat kemerahan di pipinya.
how? hope you like it ;)